Tampilkan postingan dengan label desain logo. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label desain logo. Tampilkan semua postingan

Kamis, 02 Agustus 2012

Daya Tarik Desain Logo


Sebagai Desainer Grafis tentunya Anda pernah membuatkan desain Logo untuk produk atau perusahaan. Bagaimana pengalaman Anda ketika membuat Logo tersebut? Tentunya ada pengalaman yang mengesankan, bukan? Bisa jadi setiap mendesain satu Logo memiliki kesan berbeda pada logo lainnya. Paling tidak harganya yang berbeda, kadang besar, besar sekali, kadang kecil. Namun ada sisi lain yang lebih menarik yaitu bagaimana mengexplorasi Logo itu sendiri.

Menurut saya desain logo seperti atletik dalam olahraga adalah ibunya olahraga lainnya. Logo adalah induk dari desain grafis. Semua elemen desain bisa masuk dalam logo yaitu : Elemen komunikasi dan Elemen visual.

Elemen komunikasi yaitu target market dan positioning. Elemen visual yaitu bentuk dan warna.

Read More...

Kamis, 09 April 2009

Logo Irex

Ketika suatu waktu anda sedang ke warung dan melihat pack dengan logo irex yang menonjol. Apa yang terlintas di benak anda ketika melihat logotype "irex" tersebut? Apakah ada kesan "porno"? Karena 2 huruf "R" dan "X" sengaja saya sambung bagian bawahnya (seperti yang terlihat pada logotype) agar berkesan "penis sedang naik (ereksi)". Ide awalnya memang irex berasal dari kata "ereksi". Makanya sekalian logotype "irex" saya buat berkesan sedang ereksi. Hehehe,..nakal dikit ya... yang penting logo selain harus dapat mewakili "konten" produk juga harus memiliki sesuatu yang berbeda dan menarik perhatian, ya kan?


Ini dia irex yang saya buat beberapa tahun yang lalu (sebelum tahun 2000) di sebuah agency di Jakarta.



Simbol logo yaitu kuda dengan bentuk kepala manusia yang sedang memanah adalah berarti seorang laki-laki yang sedang memanah sebuah sasaran yaitu wanita. Kuda adalah simbol kekuatan dan daya tahan. Simbol ini saya ambil dari kisah dongeng binatang berkepala manusia. Saya mengambil inspirasi dari kisah dongeng ini karena "kisah asmara membara" apalagi ditambah dengan "fantasi cinta" maka simbol ini sangat cocok untuk mewakili konten produk yaitu untuk pria yang ingin bercinta. Masih Ingat dengan iklan-iklan tv Irex pada awal-awal beriklan yang berkesan "porno"? Sangat pas dengan simbol logonya. Meski sebetulnya saya lebih setuju dengan iklan-iklan tv irex yang lebih soft dan tidak terlalu vulgar seperti iklan-iklan tv awalnya.

O ya, warna biru saya ambil dari simbol warna "obat bebas".

Bagaimana pendapat anda...?

Related artikel:

Artikel tentang desain logo klik link di bawah ini:
http://belajar-desain-grafis.blogspot.com/2009/02/bagaimana-mendesain-logo-yang.html

Artikel tentang makna warna klik link di bawah ini:
http://belajar-desain-grafis.blogspot.com/2009/03/makna-warna.html

Bila anda tertarik untuk mencoba belajar teknik desain logo dengan Macromedia Freehand MX klik klik link di bawah ini (lagi gratis lho):
http://belajar-desain-grafis.blogspot.com/2009/02/desain-logo-dengan-macromedia-freehand_19.html

Artikel tentang konsep desain logo Pera-pera.
http://belajar-desain-grafis.blogspot.com/search/label/logo%20pera-pera/

Read More...

Minggu, 05 April 2009

Logo Pera-pera

Logo sebagai identitas adalah hal yang sangat penting dan mendasar untuk sebuah perusahaan atau sebuah produk. Tidak saja sebagai identitas, logo juga harus memiliki karakter yang dapat mewakili aktifitas sebuah perusahaan atau keunggulan sebuah produk.


Di bawah ini adalah logo yang saya buat untuk sebuah perusahaan suplemen kesehatan:



Pera-Pera adalah distributor tunggal di Indonesia untuk produk suplemen kesehatan dari Jepang. logo ini memiliki visi dan misi untuk kehidupan yang lebih baik dengan selalu menjaga kesehatan.

Logotype Pera-Pera ini menggunakan font yang modern, simpel dan bersih (saya lupa nama jenis font nya karena sudah cukup lama dibuatnya). Pada huruf "A" sengaja saya hilangkan garis tengahnya untuk memperkuat kesan simpel dan bersih.

Warna hijau pada logotype memberi arti sehat dan alami. Simbol di tengah memberi arti selalu saling menolong antar sesama untuk menuju kehidupan yang lebih baik, keseimbangan.

Warna orange pada simbol memberi arti keseimbangan dan energi untuk hidup.

Logo saya buat sudah cukup lama sekitar tahun 2005 di salah satu agency di Jakarta.

Related articles:

Artikel tentang desain logo klik link di bawah ini:
http://belajar-desain-grafis.blogspot.com/2009/02/bagaimana-mendesain-logo-yang.html

Artikel tentang makna warna klik link di bawah ini:
http://belajar-desain-grafis.blogspot.com/2009/03/makna-warna.html

Bila anda tertarik untuk mencoba belajar teknik desain logo dengan Macromedia Freehand MX klik klik link di bawah ini (lagi gratis lho):
http://belajar-desain-grafis.blogspot.com/2009/02/desain-logo-dengan-macromedia-freehand_19.html

Artikel tentang konsep desain logo Irex.
http://belajar-desain-grafis.blogspot.com/search/label/logo%20irex/

Semoga bermanfaat. Silahkan masukannya...

Read More...

Senin, 16 Februari 2009

Bagaimana mendesain logo yang sebenarnya


Oleh M.Ismail
Logo adalah sebuah identitas. Bukan hanya sekedar nama tapi juga menyangkut karakter produk. Identitas dan karakter sebuah produk dapat terlihat dari bentuk logonya. Bahkan saat ini logo bisa menjadi sebuah keyakinan, kebanggaan dan simbol kebersamaan.


Lihat bagaimana kelompok “Harley Davidson” dengan bangganya memasang logo Harley Davidson pada setiap atribut yang dibawa ketika mereka “konvoy”. Begitu juga kelompok “fans” Iwan Fals dengan logo “Oi” dan kelompok fans Slank dengan lambang kupu-kupunya.

Berarti logo dapat menjadi sebuah “roh” terhadap sebuah produk.

Bayangkan apa yang terjadi bila sebuah produk yang sangat bermanfaat dan berkualitas bagi masyarakat tapi tidak memiliki logo. Artinya identitas produk tersebut hanyalah sebuah nama “generik”.

Bagaimana persepsi masyarakat terhadap produk tersebut?

“… Produk murahan. Tidak berkualitas. Biasa-biasa saja bahkan dianggap produk yang diragukan kualitasnya….”

Ini adalah kenyataan yang terjadi di masyarakat. Oleh karena itu, mendesain sebuah logo bukanlah pekerjaan remeh, bukan pekerjaan main-main.

Mendesain logo dibutuhkan pengetahuan dan keahlian.

Pertama, pengetahuan tentang desain.

Berarti seorang desainer grafis harus menguasai elemen desain yaitu bentuk, warna dan typography. Dan juga memiliki wawasan tentang makna dari sebuah simbol, bentuk dan warna.

Kedua, keahlian menggunakan software desain grafis seperti Macromedia Freehand atau Adobe Illustrator.

Logo harus memiliki daya tarik, unik dan berkarakter yaitu:

Eye Catching.
Warna, bentuk dan typografi logo tersebut enak dilihat dan mudah dibaca.

Unik.
Artinya berbeda dengan bentuk logo yang sudah ada. Unik bukan berarti bentuknya aneh dan neko-neko sehingga malah membuat logo tidak mudah dilihat dan dibaca. Contoh : Logo Unilever,unik dan menarik juga tetap mudah dilihat dan dibaca. Identitas “U” tetap jelas.

Berkarakter.
Sesuai dengan jenis produknya. Logo produk makanan tentu berbeda dengan logo produk terknologi. Contoh, logo “Nokia” memiliki karakter yang berbeda dengan logo “Indofood”. Logo majalah “Hai” berbeda dengan logo majalah “Ayahbunda”.

Terlepas dari teori diatas tentunya kekuatan sebuah logo tidak terlepas dari faktor strategi marketing dan promosi produk.

Ingin mengetahui lebih banyak tentang desain logo, sebagai referensi anda bisa mampir ke situs-situs di bawah ini:

http://www.goodlogo.com/

http://www.allfreelogo.com/

http://www.brandsoftheworld.com/

http://www.logofaves.com/

http://www.brandcrowd.com/

http://www.logolounge.com/

50 Logo Design Process

Sampai disini dulu. Semoga bermanfaat. Bila ada perbedaan pendapat, tambahan atau saran, silahkan isi pada komentar di bawah artikel ini. Salam.

Related Articles:
- Logo Irex
- Logo Pera-Pera

Read More...

  © Blogger template 'Neuronic' by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP