Minggu, 12 April 2009

Estetika atau komunikasi? (1)


Oleh M. Ismail
Beberapa waktu yang lalu saya mampir ke website
desain grafis indonesia dan website dkv-unpas Bandung membaca salah satu artikel yang cukup menarik dengan judul “Estetika atau fungsi”. Saya terinspirasi menulis artikel dengan tema yang sama namun saya sesuaikan dengan topic dalam blog ini yaitu desain grafis dan advertising. Seperti anda baca pada judul di atas yaitu “Estetika atau komunikasi” mirip tapi berbeda.


Apa itu estetika? Dan apa itu komunikasi?

Baik saya akan jelaskan satu persatu ya supaya definisinya tidak rancu, ok.

Estetika adalah segala sesuatu yang berkaitan dengan seni tepatnya adalah keindahan. Apapun jenis seni baik dalam bentuk visual, audio/musik atau video pastinya memiliki nilai estetika. Jadi tidak ada seni tanpa nilai estetika. Seni murni ataupun seni pesanan semuanya tetap harus memiliki nilai estetika. Jadi nilai estetika adalah universal.

Semua orang berhak mengklaim memiliki nilai estetika pada dirinya meskipun hanya sebatas menyukai namun tetap dapat dikatakan dia memiliki nilai estetika. Sebagai contoh bila anda membeli baju tentu anda akan memilih milih yang sesuai selera anda. Nah, selera anda berarti adalah estetika. Tentunya estetika untuk diri anda sendiri.

Baik sekarang kita bahas apa definisi komunikasi secara sederhana.

Bila anda bicara sendiri tanpa ada satu orangpun yang anda ajak bicara. Apakah ini dikatakan sebuah komunikasi? Menurut saya bukan komunikasi.

Bila anda bicara langsung dengan satu atau beberapa orang dihadapan anda. Apakah ini dikatakan sebagai komunikasi. Belum tentu. Bisa saja apa yang anda bicarakan dengan orang dihadapan anda ternyata tidak nyambung alias mereka tidak mengerti apa yang anda bicarakan.

Bila anda bicara dan ada orang lain yang anda ajak bicara meskipun melalui handphone. Apakah ini dikatakan sebuah komunikasi? Menurut saya ya, ini adalah komunikasi.

Bila anda bicara dengan bahasa tubuh alias bahasa isyarat dan ada orang lain yang anda ajak bicara dan mengerti apa maksud anda. Apakah ini dikatakan sebuah komunikasi? Menurut saya ya, ini adalah komunikasi.

Jadi menurut saya sebuah komunikasi harusah terjadi interaksi dua arah. Misalnya satu bicara yang lain mengerti apa yang dibicarakan dan ada respon terhadap pembicara pertama. Nah, kaitannya dengan desain grafis dan advertising apa?

Baik coba kita kaitkan ya….. Tapi, ups, tunggu dulu rasanya artikelnya kepanjangan ya. Bagaimana kalau kita lanjut aja pada artikel bagian ke dua nanti. Ok…

Kalau mau memberi komentar dulu ga apa-apa kok…

Source image : dreamstime.com

Baca kelanjutan artikel pada: - Estetika atau komunikasi (2)

2 komentar:

dafiDRiau 13 April 2009 pukul 18.52  

mas Ismail saya setujua aja. klo udah trt. sms ke sy ya biar diaktifasi. jg lupa masuknya dr blog sy.

yahya adis 18 April 2009 pukul 00.00  

menurut saya sih kaitan dengan design grafis, kita harus memahami terlebih dahulu sebuah sosok yang akan di tuangkan dalam suatu design grafis, mengerti bahkan bila perlu mengenal, saat komunikasi kan kita pastinya tidak secara langsung mengenal orang yang kita ajak berkomunikasi, jadi sam aja saat mengenal obyek yang akan di tuangkan di design grafis..

  © Blogger template 'Neuronic' by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP